Antisipasi Bencana Alam, Riau Siagakan 4.000 Lebih Personel

Kepala Polda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal yang memimpin apel di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru
Kepala Polda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal yang memimpin apel di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru

Gemapos.ID (Jakarta) - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Riau menggelar apel siaga bencana dan menyiagakan 4.000 lebih personel ditambah dari TNI dan instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi bencana alam di daerah setempat.

"Apel siaga ini kita persiapan sekitar 4.000 lebih personel. Prinsipnya kita sudah harus bertindak dan menyiapkan mesin-mesin serta semua kesatuan untuk melakukan dua hal yang pertama preemtif dan preventif," kata Kepala Polda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal yang memimpin apel di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Selasa.

Dia mengatakan bahwa dalam menghadapi bencana upaya pencegahan sebagai hal penting sehingga potensi untuk banjir, longsor, dan lain sebagainya dapat diminimalisasi.

Ia mengemukakan pentingnya lingkungan, termasuk drainase, yang bersih dari sampah.

Dia mengimbau babinsa, bhabinkamtibmas, kepala desa, dan lain-lain bergerak dengan menyiapkan skenario-skenario untuk penanganan situasi terburuk di kabupaten/kota masing-masing saat terjadi bencana, terutama untuk daerah yang sudah banjir saat ini, seperti Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Dumai meski hanya banjir rob.

"Ini sudah menjadi agenda kami dan ada beberapa kabupaten/kota yang sudah melaksanakan apel ini. Dan kami sudah perintahkan, setelah provinsi melaksanakan apel persiapan, wajib seluruh kabupaten/kota bergandengan tangan melakukan apel konsolidasi untuk melaksanakan preemtif dan preventif melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan, kalau hal buruk terjadi sudah tahu apa yang harus dilakukan," kata Iqbal.

Gubernur Riau Syamsuar menambahkan perlunya kesiapsiagaan itu, apalagi sebentar lagi memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru, serta beberapa daerah di provinsi itu telah terjadi banjir.

"Kami mengimbau masyarakat di daerah-daerah rawan bencana alam seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung untuk siap siaga atau waspada. Jika terjadi bencana alam, saya minta masyarakat tidak sungkan dan segera melapor atau menghubungi pemerintah setempat, baik kepala desa, lurah, babinsa, dan bhabinkamtibmas," ungkapnya.(pu)