Hadiri Acara ISPE, Ketua LKPP Tekankan Aspek Keberlanjutan dalam Pengadaan

Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (Aken) kembali menggelar acara Indonesia SustainableProcurement Ekxpo 2024 di SMESCO Indonesia, Jakarta, Selasa (11/6/2024). (foto: gemapos)
Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (Aken) kembali menggelar acara Indonesia SustainableProcurement Ekxpo 2024 di SMESCO Indonesia, Jakarta, Selasa (11/6/2024). (foto: gemapos)

Gemapos.ID (Jakarta) - Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (Aken) kembali menggelar acara Indonesia SustainableProcurement Ekxpo 2024 di SMESCO Indonesia, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Lembaga Kebjakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi.

Hendrar menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dirinya juga menekankan aspek keberlanjutan dalam setiap kebijakan pengadaan barang dan Jasa yang dilakukan oleh setiap lembaga pemerintahan.

awalnya, Hendrar menyinggung soal pemilihan tempat acara yang sudah sesuai dengan apa yang menjadi keingininan Menteri koperasi dan UMKM, Tenten Masduki.

"Saya rasa pemilihan tempat hari ini sangat tepat karena pak Teten pak menteri koperasi selalu me menyampaikan beliau punya komitmen bahwa SMESCO harus jadi rumah UMKM dan rumah produk barang dalam negeri," ucap Hendrar.

"Saya apresiasi kegiatan hari ini dan mudah mudahan bisa menghadirkan manfaat tidak hanya datang di sini, tidak hanya untuk agen tapi juga bangsa dan negara yang kita cintai dan kita banggakan," imbuhnya.

Hndrar kemudian memaparkan terkait isu keberlanjutan yang menjadi perhatian dalam setiap proses pengambilan kebijakan. Dirinya menyinggu hal itu sesuai dengan visi-misi presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Isu berkelanjutan pada hari ini menjadi perhatian kita bersama di mana kita paham dalam visi misi pak presiden dan pak bapak wakil Presiden Republik Indonesia isu berkelanjutan secara eksplisit tertulis pada misi keempat yaitu mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan," paparnya.

Berkaitan dengan kebijakan Pengadaan barang dan jasa, Hendrar menilai aspek keberlanjutan juga sangat penting. Hal itu menurutnya berpedoman dalam Peraturan Presiden yang selama ini menjadi pedoman dalam pengambilan kebijakan.

"Untuk aktivitas pengadaan barang jasa. Isu berkelanjutan juga menjadi aspek yang sehari ini terus kita perhatikan sesuai amanah yang terdapat dalam Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018, juncto Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang pengadaan para jasa paling tidak ada 3 aspek berkelanjutan.

Mantan Walikota Semarang tersebut menyebutkan bahwa setidaknya dibutuhkan beberapa aspek dalam menjalankan kebijakan yang berkelanjutan.

"Pertama aspek ekonomi, kemudian aspek sosial dan tentu saja aspek lingkungan terkait dengan pengaruh pengadaan dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup. kami dari LKPP juga sudah membuat peraturan kepala bahwa ada nilai-nilai khusus, atau bilai yang menjadi prioritas pada saat kemudian produk yang kan dibeli oleh pejabat harus memiliki aspek keberlanjutan," beber Hedrar.(ns)