Es Batu dari Air Mentah vs Air Matang, Begini Cara Membedakannya!

ILustrasi- Es batu (foto: gemapos/istock)
ILustrasi- Es batu (foto: gemapos/istock)

Gemapos.ID (Jakarta) - Es batu adalah salah satu bahan yang sering digunakan dalam berbagai minuman untuk memberikan sensasi segar dan dingin. Namun, penting untuk mengetahui asal-usul es batu yang digunakan, apakah dari air mentah atau air matang. Penggunaan es batu dari air mentah dapat berisiko membawa kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa cara untuk membedakan es batu dari air mentah dan air matang:

1. Kejernihan Es Batu

Es Batu dari Air Matang

  • Biasanya lebih jernih dan transparan.
  • Kurang memiliki partikel atau kotoran yang terlihat.
  • Terlihat lebih bening karena proses perebusan menghilangkan banyak gas terlarut yang menyebabkan kekeruhan.

Es Batu dari Air Mentah

  • Seringkali terlihat lebih keruh dan buram.
  • Mungkin memiliki partikel atau kotoran yang terperangkap di dalamnya.
  • Memiliki tampilan yang tidak terlalu bening karena gas dan mineral yang tidak terlarut.

2. Tekstur dan Bentuk

Es Batu dari Air Matang

  • Biasanya lebih keras dan padat.
  • Memiliki permukaan yang lebih halus dan rapi.
  • Membeku secara merata karena tidak ada kontaminan atau partikel yang mengganggu proses pembekuan.

Es Batu dari Air Mentah

  • Teksturnya bisa lebih rapuh dan tidak sepadat es batu dari air matang.
  • Permukaannya mungkin tidak rata dan memiliki gelembung udara yang terjebak di dalamnya.
  • Seringkali terbentuk dengan cara yang tidak merata.

3. Rasa dan Aroma

Es Batu dari Air Matang

  • Tidak memiliki rasa atau aroma yang mencolok.
  • Cenderung lebih netral karena bakteri dan kontaminan telah dieliminasi selama proses perebusan.

Es Batu dari Air Mentah

  • Bisa memiliki rasa yang sedikit aneh atau tidak enak.
  • Aroma yang kurang sedap bisa tercium jika air mentahnya tercemar atau memiliki kandungan kimia yang tinggi.

4. Reaksi Terhadap Minuman

Es Batu dari Air Matang

  • Tidak mengubah rasa minuman secara signifikan.
  • Minuman tetap terasa segar dan murni karena es batu tidak mengandung kotoran atau bakteri.

Es Batu dari Air Mentah

  • Bisa mengubah rasa minuman menjadi kurang enak.
  • Minuman mungkin menjadi keruh atau memiliki partikel kecil yang mengapung jika es batu mulai mencair.

5. Sumber dan Proses Pembuatannya

Es Batu dari Air Matang

  • Dibuat dari air yang sudah direbus dan kemudian didinginkan sebelum dibekukan.
  • Seringkali dibuat di rumah atau oleh penyedia yang memperhatikan kualitas dan kebersihan.

Es Batu dari Air Mentah

  • Dibuat dari air keran atau air mentah yang langsung dibekukan tanpa melalui proses perebusan.
  • Bisa berasal dari sumber yang tidak diketahui kebersihannya, terutama jika dibeli dari pedagang kaki lima atau tempat yang tidak terpercaya.

Mengetahui perbedaan antara es batu dari air mentah dan air matang sangat penting untuk kesehatan. Es batu dari air matang lebih aman karena proses perebusan telah membunuh bakteri dan kuman yang berbahaya. Sebaliknya, es batu dari air mentah dapat membawa risiko kesehatan karena kontaminasi.

Untuk memastikan es batu yang digunakan aman, berikut adalah beberapa tips tambahan:

  • Buat Es Batu Sendiri: Selalu gunakan air matang yang telah didinginkan untuk membuat es batu di rumah.
  • Beli dari Sumber Terpercaya: Jika membeli es batu, pastikan Anda membelinya dari penyedia yang memiliki reputasi baik dan menjaga kebersihan.
  • Perhatikan Kebersihan: Pastikan wadah dan cetakan es batu bersih sebelum digunakan.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, Anda dapat menikmati minuman dingin dengan es batu yang aman dan bebas dari kontaminasi.(ra)