Indonesia- Jepang Bahas Kerja Sama Bidang Pertanian-Pangan

Kunjungan UKP Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Republik Indonesia ke Jepang Bahas Bidang Pertanian Pangan. (istimewa)
Kunjungan UKP Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Republik Indonesia ke Jepang Bahas Bidang Pertanian Pangan. (istimewa)

Gemapos.ID (Jakarta) - Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Republik Indonesia, Muhamad Mardiono sedang melakukan kunjungan kerja ke Jepang untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pangan antara Indonesia dan Jepang.

Dalam momentum kerja sama kali ini, Mardiono bertemu dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang Suzuki Norikazu, Konselor/Wakil Direktur Jenderal Biro Ekspor dan Urusan Internasional Yamaguchi Hiroyuki, serta Konselor Divisi Urusan Bilateral Morii Hideyuki, Senin (20/5).

"Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat Kerja Sama Antara Indonesia Dan Jepang, terkhusus dalam bidang Modernisasi Pertanian yang dapat diakses oleh petani kecil dan menengah, serta kerja sama dalam ekspor-impor komoditas pangan termasuk buah-buahan yang Indonesia miliki. Sekaligus mengundang investasi strategis Jepang dalam pengembangan hilirisasi di sektor pertanian Indonesia," kata Mardiono, dikutip oleh gemapos.id, Rabu (22/5/2024).

Mardiono menyebut, Indonesia dan jepang memiliki sejarah kerja sama yang kuat di berbagai sector, dan berharap pertemuan ini dapat membuahkan hasil baik bagi kedua negara dan menghailkan tindak lanjut untuk mengimplementasikan praktik terbaik sistem Pertania-Pangan.

Modernisasi pertanian, penguatan kapasitan petani hingga hilirisasi di sektor pertanian, dimana pada kunjungan kerja itu juga banyak membahas tentang isu global yang berkaitan dengan sektor pertanian pangan dan kebijakan yang dilakukan di indonesia dan jepang.

"Kami banyak membahas isu global terkait dengan sektor pertanian pangan dan kebijakan yang dilakukan di indoensia dan jepang, seperti dampak perubahan iklim, dinamika geopolitik, isu regenerasi petani, dan ahli fungsi lahan pertanian yang memengaruhi produksi Serta Rantai Pasok Pangan Global, bahkan saya yakin ini akan membawa dampak positif kedepannya baik untuk Indonesia maupun Jepang. Dan disini Indonesia dapat mengambil manfaat transfer pengetahuan dan teknologi Jepang di bidang pertanian-pangan. sementara Jepang bisa meningkatkan investasi dan kinerja ekspor produk pangan ke Indonesia," sambung Mardiono.

Selain itu, Muhamad Mardiono yang juga sebagai Pemimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bertemu dengan Anggota Senior Majelis Tinggi Parlemen Jepang, Ichimura Koichiro.

"Pembahasannya masih seputar kerja sama Indonesia-Jepang, khususnya dalam bidang pertanian. Pak Ichimura memiliki peran Kerja sama kedua negara, termasuk dalam ekspor produk pangan indonesia di jepang," ucapnya. (dm)