Indeks Perkembangan Manusia di Asia Tenggara 2022, Indonesia Nomor Berapa?

Infografis- Indeks Perkembangan Manusia di Asia Tenggara 2022 (foto: gemapos)
Infografis- Indeks Perkembangan Manusia di Asia Tenggara 2022 (foto: gemapos)

Gemapos.ID (Jakarta) - Human Development Index (HDI) terbaru yang dirilis United Nations Development Programme (UNDP) melaporkan bahwa skor Indonesia masih di bawah rata-rata global, bahkan belum menonjol di antara anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Sebelumnya, pada tahun 2022 Indonesia sempat memperoleh skor HDI 0,713, masuk kategori negara dengan indeks pembangunan manusia tinggi.

Namun, skor Indonesia masih lebih rendah dibanding rata-rata global yang nilainya 0,739, sehingga Indonesia masuk peringkat ke-112 dari 193 negara yang diriset.

Bahkan skor Indonesia juga masih kalah dibanding sejumlah negara ASEAN, yakni Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Sebagai informasi, UNDP menyusun HDI berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Dimensi kesehatan diukur dengan indikator usia harapan hidup saat lahir (life expectancy at birth).

Kemudian dimensi pendidikan diukur dengan angka harapan lama sekolah (expected years of schooling) dan rata-rata lama sekolah (mean years of schooling).

Terakhir, dimensi standar hidup layak diukur dengan indikator pendapatan nasional bruto (gross national income) per kapita.

Berbagai indikator itu lantas dirumuskan ke dalam skor berskala 0—1. Semakin tinggi skornya, indeks pembangunan manusia di suatu negara diasumsikan semakin baik.

Berikut kategori skor HDI versi UNDP:

  • Skor HDI di bawah 0,550: Rendah
  • Skor HDI 0,550—0,699: Menengah
  • Skor HDI 0,700—0,799: Tinggi
  • Skor HDI 0,800—1,000: Sangat tinggi

Itulah daftar kategori skor HDI versi UNDP. Untuk daftar indeks perkembangan manusia di Asia tenggara tahun 2022, Anda bisa perhatikan infografis di atas.(pa)