Menpora Berharap Spartan Race Bisa Digelar Eksklusif di Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kanan) bersama perwakilan dari Spartan Race Mike Goodwin memberikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4/2024). (foto: gemapos/antara)
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kanan) bersama perwakilan dari Spartan Race Mike Goodwin memberikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4/2024). (foto: gemapos/antara)

Gemapos.ID (Jakarta) - Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo berharap agar kompetisi halang rintang Spartan Race ke depannya dapat digelar secara eksklusif di Indonesia, setelah ajang perdana yang segera berlangsung di Jakarta.

"Saya merasa (Indonesia) bisa memiliki nilai jual ke depan jika Spartan bisa (menggelar Spartan Race) eksklusif untuk wilayah Asia hanya di Indonesia," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Diketahui, Spartan akan menggelar kompetisi Spartan Race yang menggabungkan halang rintang dan lari untuk pertama kali di Indonesia pada 25 Mei 2024 di Ancol, Jakarta.

Kemudian Dito mengatakan ajang tersebut akan menjadi pemacu prestasi bagi atlet cabang olahraga obstacle race Indonesia untuk lebih mempersiapkan diri agar bisa berprestasi di kancah internasional termasuk menghadapi kualifikasi Olimpiade 2028.

Spartan Race, kata dia, merupakan ajang yang sangat terkenal di dunia dan euforia terhadap ajang tersebut di kawasan Asia Tenggara juga sangat tinggi.

Selanjutnya, ia menginginkan agar ajang tersebut digelar secara berkelanjutan dan eksklusif di Indonesia karena selain Jakarta, beberapa daerah lain juga memiliki potensi keindahan atau daya tarik tinggi untuk pelaksanaan ajang tersebut seperti Bali, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan lainnya.

"Potensi yang dimiliki daerah di Indonesia berbeda-beda. Keindahan dan penariknya juga pasti beda-beda. Jadi bagus (menjadi lokasi ajang Spartan Race)," ujarnya.

Dito mengatakan, apabila ajang tersebut bisa digelar secara eksklusif di Tanah Air, maka pihaknya akan berkomitmen mendukung dan memberikan insentif.

Menurutnya, Spartan Race tidak hanya menjadi kompetisi olahraga namun juga menjadi momentum mendongkrak pariwisata dan juga ekonomi nasional mengingat euforia masyarakat global terhadap ajang cukup besar.

Selain itu Dito menambahkan, keinginan tersebut telah dikemukakan kepada perwakilan Spartan Mike Goodwin sebagai penyelenggara acara sehingga ia berharap selanjutnya dapat diwujudkan setelah penyelenggaraan perdana di Jakarta.(pu)