Hadiri Qatar Economic Forum, Prabowo Tepis Kekhawatiran soal Demokrasi

Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menghadiri Qatar Economic Forum. (gemapos/instagram @Prabowo
Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menghadiri Qatar Economic Forum. (gemapos/instagram @Prabowo

Gemapos.ID (Jakarta) - Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menghadiri Qatar Economic Forum bersama wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Pada momen itu Prabowo menepis kekhawatiran soal demokrasi akibat latarbelakangknya sebagai seoarang prajurit militer.

"Saya akan menjadi diri saya sendiri dengan tulus. Itu berarti setia pada prinsip, nilai, cita-cita sebagai seorang patriot. Nilai utama saya adalah kesejahteraan rakyat saya. Rakyatku harus aman, tidak boleh lapar dan harus mempunyai kehidupan yang baik. Itulah impian setiap patriot di setiap negara di dunia," kata Prabowo di Doha seperti dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5/2024).

Prabowo menyinggung soal dirinya yang pernah berkarier di militer. Kendati demikian, dirinya menegaskan tidak akan mempengaruhi kebijakannya termasuk soal demokrasi di kepemimpinannya.

"Anda tahu, saya sudah keluar dari militer selama mungkin lebih dari 25 tahun. Jadi menurut saya hanya itu yang Anda sebut militeristik, ini tidak relevan, itu tidak ada hubungannya dengan apa pun," kata Prabowo.

"Dan soal demokrasi, kenapa tidak bertanya pada masyarakat Indonesia? Saya ikut kontestasi pemilu sudah empat kali dan meminta persetujuan masyarakat Indonesia tiga kali. Mereka tidak memberikan persetujuan saya. Kali ini mereka memberikan persetujuan. Di mana kekhawatiran terhadap demokrasi? Menurut saya, ini adalah dibuat-buat oleh segelintir orang," katanya.

Prabowo turut menekankan dirinya akan bekerja keras demi rakyat Indonesia. Prabowo ingin meninggalkan warisan yang baik bagi masyarakat Indonesia.

"Jadi saya akan bekerja sangat keras agar tidak mengecewakan rakyatku. Warisan yang ingin kita tinggalkan adalah nama baik, nama baik dalam sejarah negara kita," tambahnya.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengatakan keinginannya untuk melayani didasari keikhlasan untuk menyejahterakan rakyat Indonesia. Dirinya ingin memberikan kontribusinya dengan wawasan dan pengalaman dalam kepemimpinan.

"Saya dibesarkan di banyak negara dan saya melihat banyak dari mereka yang sangat miskin. Dalam hatiku, aku tidak bisa menerima hal itu di zaman sekarang ini. Indonesia anggota G20. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Banyak warga saya yang masih menjalani kehidupan yang sangat, sangat sulit. Dan itulah yang mendorong saya," ujar Prabowo.

"Saya ingin melakukan bagian saya. Saya ingin memberikan kontribusi dengan wawasan saya dan pengalaman saya dalam kepemimpinan saya. Saya yakin saya dapat berkontribusi banyak untuk memperbaiki kehidupan masyarakat saya," imbuh dia. (ns)