Empat KRI Debarkasi di Pelabuhan Benoa Dukung Pengamanan KTT WWF

KRI Teluk Bintuni-520  di Pelabuhan Benoa dalam rangka mendukung pengamanan KTT World Water Forum ke 10 tiba di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali, Selasa (14/5/2024). (gemapos/puspen TNI)
KRI Teluk Bintuni-520 di Pelabuhan Benoa dalam rangka mendukung pengamanan KTT World Water Forum ke 10 tiba di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali, Selasa (14/5/2024). (gemapos/puspen TNI)

Gemapos.ID (Jakarta) - Setelah mengarungi samudra selama empat hari, Empat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yakni KRI Banjarmasin-592, KRI Makassar-590, KRI Banda Aceh 593 dan KRI Teluk Bintuni-520 yang mengangkut personel dan kendaraan taktis dalam rangka mendukung pengamanan KTT World Water Forum ke 10 tiba di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali, Selasa (14/5/2024).

Adapun jenis Rantis yang tiba di pelabuhan Benoa dengan menggunakan keempat KRI tersebut, diantaranya meliputi Ransus CBRNE Sprinter 516, Ransus Lidik Kizi Nubika, Ran Elf (satwa), Ranpur Anoa, Ransus Jihandak Ivader+ Bom Trailer, Motor listrik (POM), Motor listrik (Matan), Mobil listrik (POM) dan Sea Rider + truk penarik.

KTT World Water Forum  merupakan forum internasional  yang memiliki puluhan negara anggota dari berbagi benua yang berbeda. Forum yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan kemitraan global untuk mencari jalan dan mengatasi tantangan air dan sanitasi.

Untuk menjamin keamanan dalam pelaksanaan KTT World Water Forum ini, TNI bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan berbagai instansi terkait lainnya untuk menciptakan sistem pengamanan yang terintegrasi. Kolaborasi ini mencakup patroli gabungan, pengawasan udara, dan pengamanan titik-titik strategis di sekitar lokasi KTT. (rk)